Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2024

Sudut Taman Literasi jadi Saksi

Ide menulis tidak datang begitu saja. Leverage atau pemantik di perlukan untuk "menyalakan" api. Memang tidak susah untuk mencari inspirasi dalam menulis, bisa fakta, bisa baca (red: buku). Aku yang beberapa hari ini kehilangan gairah untuk menulis, tetiba membuncah di kepala untuk menuliskan sesuatu, ya sesuatu yang menurutku perih bagai teriris sembilu!  Jalanan Jakarta tak pernah lengang ketika jam pulang kantor tiba. Kendaraan roda dua dan mobil berjibaku untuk menjaga laju. Lamat-lamat lampu Taman Literasi sedang bertarung dengan sinar rembulan yang sedang terang benderang. Belum lagi cahaya crane yang tinggi menjulang sedang asyik bekerja di seberang.  Hiruk pikuk dan padat.  Taman Literasi tak pernah sepi pengunjung, entah sekedar transit menunggu bus kota, atau memang sengaja bersantai untuk membuang peluh setelah seharian bekerja. Pemandangan ini aku kira hanya ada di Jepang atau negeri sibuk lainnya, ternyata di Jakarta pun ada.  Pedagang asongan berjajar ...

Hypnotherapy, how its work?

S elf talk atau berbicara dengan diri sendiri, entah itu di depan cermin, menjelang tidur atau bahkan sedang beraktivitas, pasti pernah kita lakukan, meskipun secara tidak sengaja, alias di bawah alam sadar. Self talk merupakan bentuk reaksi pikiran kita terhadap kejadian saat ini dan “kemungkinan” yang akan terjadi di masa depan. Self talk adalah hal yang lumrah, namun ada hal yang perlu diperhatikan, be aware of the virus! "Virus" atau pikiran negatif ini bisa muncul kapan pun dan berpotensi hinggap di masing-masing individu, tanpa bisa dikontrol. Virus negatif ini muncul dari pengalaman masa lalu yang membekas dan susah untuk dilupakan. Afirmasi negatif seminimal mungkin harus "ditekan", agar setiap tindakan membuahkan hasil yang baik Saya masih ingat betul, bagaimana alam bawah sadar manusia itu luar biasa! Diusia masih menginjak sekolah menengah pertama alias SMP, pernah diajarkan guru bimbingan konseling atau Guru BK murid menyebut kala itu. Hypnotherapy itu m...

Ranting Pena

Di kota sesibuk dan sepadat Jakarta, sejenak bersantai di taman adalah cara yang tepat untuk rileks dan berinteraksi dengan alam. Meskipun Anda tak akan pernah sendiri dan harus "sharing" dengan pengunjung lainnya, coba nikmati saja. Pasti ada satu titik yang "private". Cari tempat yang tenang dan nikmati sepoi angin yang bertiup. Kali ini saya mencoba berbagi dampak positif ketika Anda bersama buah hati klenong-klenong (sinonim: jalan-jalan). 1. Belajar membaca Interaksi positif dengan buah hati akan menghasilkan kreativitas yang mungkin lama terpendam. Sebagai orang tua sekaligus teman bagi anak-anak, kita harus mampu mengarahkan mereka untuk terus menempa potensinya. Tetiba hari ini saya mengajarkan mereka untuk membaca. Jangan dibayangkan saya datang membawa buku dan pena!  Kami memanfaatkan setiap properti yang mudah ditemukan di taman. Disediakan alam. Taman identik dengan ruang terbuka hijau, pepohonannya tinggi menjulang, rimbun nan teduh. Ranting pohon ukur...

Menembus batas!

Pernah kah kamu ditegur orang tua, pacar, atau pasangan karena bermain game berjam-jam? Atau asyik berselancar di dunia maya hanya untuk membaca berita klik bait yang sering tak ada "isinya" atau jangan-jangan berita hoax?  Coba kita kalkulasi durasi "kasar" kita main gadget, anggap saja sehari bermain handphone klik dan scroll dua jam. Berarti dalam seminggu, kita menghabiskan empat belas jam lamanya untuk bermain smartphone. Jika ditotal dalam sebulan kita menggunakan waktu hampir tiga hari lamanya bersama ponsel pintar di genggaman! Jika disetahunkan waktu yang terbuang percuma sekitar satu bulan lebih satu minggu! Woww..  Main games atau membaca berita memang tak ada salahnya, apabila dengan "takaran" waktu yang pas. Namun, yang menjadi masalah adalah ketika main games mulai tak kenal waktu, perlahan hal itu menjadi kebiasaan baru. Tanpa disadari kebiasaan itu efek dari kebingungan dalam tujuan hidup, arah hidup atau bahkan tidak tahu goal atau target ...

Nafas Plong, Tak Bikin Kantong Bolong, yuk ke Sumber Gempong!

Wisata alam terbaru yang "hits" akhir-akhir ini di wilayah Kabupaten Mojokerto, Sumber Gempong. Bukan tak beralasan, Sumber Rempong, yang berada di Kecamatan Trawas, Dusun Sukorame, Desa Ketapanrame, Mojokerto mendadak ramai dikunjungi dan diperbincangkan wisatawan domestik. Sebagai informasi, Wisata Sawah ini menjadi pemenang lomba desa kreatif yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia! Gokil gak tuh???!!!  Tak tanggung-tanggung, Bang Sandiaga Uno langsung melipir ke Wisata Sawah Sumber Gempong, salut! Untuk memberikan penghargaan secara langsung ke Pemdes setempat. Selamat dan sukses untuk Badan Usaha Milik Desa Ketapanrame (akr: Bumdes) atas prestasi yang membanggakan ini!  Kesempatan libur sekolah dan kerja di Ibukota, menjadi momen yang pas untuk berkunjung ke wisata viral ini. Wisata kali ini kami mencoba cara berbeda!  Menggunakan Aplikasi Taksi Online Setelah melakukan "riset" dan stalking via Medsos, wisata di seputaran kaki Gunung Wel...