Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Jajanan, Sepeda, dan Angkot: Puzzle Kehidupan Kota Surabaya

Tiba-tiba pikiranku terusik, entah berapa kali beliau melintas. Aku yang sedang main gawai sambil menunggu bus yang membawaku ke tujuan, “Aqua-aqua, minum dingin” dengan nada sedikit melemah, malu rasanya kalau waktu ini hanya dihabiskan untuk scrolling medsos yang tiada henti beritanya. Kadang berulang, kadang hanya repost, kadang ya hanya sekedar tangkapan layar dijadikan konten.  Pemandangan ini lumrah di terminal terbesar di Jawa Timur , Purabaya. Kondisi yang mungkin tak pernah Anda temui di stasiun atau bandara. Bagi generasi baby boomer dan milenial , situasi layaknya malam ini, masih sempat dirasakannya di berbagai stasiun. Bahkan, pedagang asongan kala itu bebas hilir mudik untuk menjajakan dagangannya sepanjang perjalanan hingga kereta tiba di tujuan. Uniknya, setiap stasiun menawarkan menu dan jajanan yang berbeda. Pemandangan yang dulu sempat “populer” dan kini mungkin tak terulang, karena waktu dan “lakonnya” berbeda. Namun, bukan mustahil reka adegan masa lalu kemba...

Pengamen, Pengantar Paket, dan Pekerja Urban

Suasana pagi itu tak terlalu cerah. Mendung tipis menghalangi mentari pagi, sendu begitu orang kebanyakan menyebutnya. Meskipun udara pagi terasa begitu dingin, namun sebagai “pekerja keras”, dilarang kendor untuk menjemput rejeki. Nyaris tak ada yang istimewa dengan hari sebelumnya. Diantara sekian banyak penumpang di pagi hari, 20-40 persennya adalah orang yang sama, repetitif. Namun inilah yang membuat istimewa. Guratan cerita akan selalu ada tersimpan rapi di ingatan. Termasuk pagi ini di atas bus kota.  Ada kebiasaan sederhana yang bisa diamati selama perjalanan singkat di dalam bus kota. Hadirnya TWS atau headset nirkabel, membuat muda-mudi sekarang lebih memilih “menyumpal” telinga, daripada ngobrol dengan sebelahnya. Tak sedikit juga yang scrolling layar smartphone mereka, sekedar menikmati algoritma sekian, entah itu medsos atau portal berita. Namun dari sekian kebiasaan, ada satu kebiasaan yang menjadi perhatian, berdzikir.  Ibu-ibu berjilbab itu naik dari halte yan...