Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Pikulan dan Pengemudi Ojol

Pikulan Riuh pagi selalu sama, tapi jangan salah, lakon setiap peristiwa bisa beda! Tak terkecuali pagi ini. Meskipun rutinitas berangkat kerja yang begitu-begitu saja, dan bisa jadi bertemu orang, bahkan armada yang sama, selalu terselip cerita unik dibaliknya.  Arloji menunjukkan pukul tujuh kurang lima menit, terminal seakan menolak sepi. Baru juga turun dari bus AKDP, pasukan opang sudah menyerbu. Pemandangan lumrah di pagi yang tak cerah.  Diantara lalu lalang pengunjung terminal, Bapak tua itu melangkah penuh harapan. Tubuh rentanya masih kuat menggendong tomblok di pundak.  Dua keranjang berisi penuh dengan buah. Pisang, mangga hingga sukun ada di sana. Bisa dibayangkan berapa beban yang harus di panggul?  Secepat-cepat langkah kaki ini, ternyata bertemu jua di bus kota. Beliau ternyata satu arah denganku. Suasana dalam bus masih landai, tak ramai seperti biasa. Gerakan tangannya seperti sudah terbiasa. Pikulan kayu sepanjang satu meter setengah itu dilepasnya...