Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Bapak, Swargi Langgeng

Joran pertama yang mengenalkan ku memancing  Jika aku bisa menyebutnya pahlawan, Jika aku bisa memanggilnya ksatria, Jika aku bisa memeluknya penuh sayang,  Jika aku bisa mencium keningnya,  pipinya, tangannya, kakinya   Namun tak bisa! Raga telah berpisah dengan ruh suci.  Mataku nanar melihat beliau pertama kali sakit parah, semua bermula ketika lomba  pitulasan  di kampung, mancing. Lomba yang rutin digelar sejak puluhan tahun lalu. Dan tak sekalipun Bapak absen! Mancing adalah hobi beliau, bahkan Bapaklah yang mengenalkanku mancing. Saat itu aku masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), beliau mengajakku ke kota untuk berjalan-jalan, masih pagi, ketika libur. Aku kira hanya sekedar jalan-jalan seperti biasa, tak tahunya  mampir  ke toko pancing. Hanya bisa membaca, tak tahu menahu bentuk dan model pancing. Bayanganku pancing itu hanya sekedar lonjoran bambu yang dimodifikasi sedemikian rupa, hingga membentuk mirip galah, runcing...

Pikulan dan Pengemudi Ojol

Pikulan Riuh pagi selalu sama, tapi jangan salah, lakon setiap peristiwa bisa beda! Tak terkecuali pagi ini. Meskipun rutinitas berangkat kerja yang begitu-begitu saja, dan bisa jadi bertemu orang, bahkan armada yang sama, selalu terselip cerita unik dibaliknya.  Arloji menunjukkan pukul tujuh kurang lima menit, terminal seakan menolak sepi. Baru juga turun dari bus AKDP, pasukan opang sudah menyerbu. Pemandangan lumrah di pagi yang tak cerah.  Diantara lalu lalang pengunjung terminal, Bapak tua itu melangkah penuh harapan. Tubuh rentanya masih kuat menggendong tomblok di pundak.  Dua keranjang berisi penuh dengan buah. Pisang, mangga hingga sukun ada di sana. Bisa dibayangkan berapa beban yang harus di panggul?  Secepat-cepat langkah kaki ini, ternyata bertemu jua di bus kota. Beliau ternyata satu arah denganku. Suasana dalam bus masih landai, tak ramai seperti biasa. Gerakan tangannya seperti sudah terbiasa. Pikulan kayu sepanjang satu meter setengah itu dilepasnya...