Langsung ke konten utama

Postingan

Jajanan, Sepeda, dan Angkot: Puzzle Kehidupan Kota Surabaya

Postingan terbaru

Pengamen, Pengantar Paket, dan Pekerja Urban

Suasana pagi itu tak terlalu cerah. Mendung tipis menghalangi mentari pagi, sendu begitu orang kebanyakan menyebutnya. Meskipun udara pagi terasa begitu dingin, namun sebagai “pekerja keras”, dilarang kendor untuk menjemput rejeki. Nyaris tak ada yang istimewa dengan hari sebelumnya. Diantara sekian banyak penumpang di pagi hari, 20-40 persennya adalah orang yang sama, repetitif. Namun inilah yang membuat istimewa. Guratan cerita akan selalu ada tersimpan rapi di ingatan. Termasuk pagi ini di atas bus kota.  Ada kebiasaan sederhana yang bisa diamati selama perjalanan singkat di dalam bus kota. Hadirnya TWS atau headset nirkabel, membuat muda-mudi sekarang lebih memilih “menyumpal” telinga, daripada ngobrol dengan sebelahnya. Tak sedikit juga yang scrolling layar smartphone mereka, sekedar menikmati algoritma sekian, entah itu medsos atau portal berita. Namun dari sekian kebiasaan, ada satu kebiasaan yang menjadi perhatian, berdzikir.  Ibu-ibu berjilbab itu naik dari halte yan...

Masjid Merah Pandaan: Wisata Unik di Jawa Timur yang Layak Dikunjungi!

Playground Eat and Play Layar handphone tiba-tiba berdering, dari nadanya memang bukan panggilan telepon, tapi pesan singkat yang masuk. "Sudah otw kah?", pertanyaan singkat yang mengingatkanku pada janji. "Sudah di parkiran" jawabku singkat lengkap dengan emoticon senyum lebar. Pesan super "penting"itu datang dari emak-nya anak-anak alias nyobes (singk: nyonya besar) . Libur sekolah sudah lewat hampir dua minggu, namun sore ini baru berencana jalan. Hampir empat bulan bocil tak main ke playground , layaknya rutinitas yang kami jalani selama merantau ke Jakarta. Setiap bulan, minimal sekali, "ritual" sambang tempat bermain di Blok M Square, Eat and Play. Selain taman kota yang jadi andalan kami sekeluarga. Jika dihitung, lebih "hemat" daripada harus pergi ke wisata ke Bogor atau Bandung. Dari namanya saja jelas, eat and play. Selepas main dengan puas, yang jelas perut dan mulut akan timbul rasa lapar dan dahaga hahaha Hal lumrah ketik...

Bekal yang Tertinggal, Hati yang Pulang

Nasi bungkus Pagi masih belum disapa mentari sempurna, masih gelap, redup, sepi. Namun, jalan sudah basah, padahal semalam tak turun hujan. Persis di tikungan jalan keluar kampung. Ternyata penjual nasi-lah yang menyiram. Memang tepat di belakangnya mengalir sungai yang cukup jernih dengan debit air yang melimpah. Meskipun sudah memasuki kemarau, tapi hujan tak pernah sungkan untuk datang. Orang bilang saat ini sedang “kemarau basah”. Kadang untuk memilih nama saja, kita kesulitan. Jangankan hati, bahasa saja orang tak sanggup menerjemahkan!  Pagi ini terburu-buru untuk berangkat, tapi setidaknya aku masih bisa menikmati sunyinya Subuh. Emakku sedang asyik mengajakku ngobrol, sampai lupa bahwa elf yang akan membawaku ke kota pahlawan, lima menit lagi akan berangkat.  Arloji yang melingkar di tangan kiriku seolah tak kenal kompromi dengan waktu. Tak pernah molor, tak juga dipercepat, pas! Arloji tak pernah ingkar janji, kecuali baterainya minta ganti atau waktunya diisi.  ...

Di Kursi yang Tak Dilirik, Aku Mendengar Kisah Hidup

Ngobrol dengan salah satu penumpang yang kebetulan duduk di sebelah saya. Kursi ini tak sedikit pun ada yang meliriknya. Sudah kucoba menggeser posisi badan, tetap saja tak ada yang mau ngisi , ya sudah ku taruh saja wadah bekal di kursi sebelah, lumayan daripada nenteng , dan kursinya juga kosong. Memang tempat duduknya tak sempurna lagi. Biasalah, unit sudah usang, tinggal menikmati keuntungannya saja, secara umur ekonomis mah sudah offside jauh. Begitulah kira-kira ilmu yang pernah ku pelajari semasa di bangku kuliah.  Kursinya tak bisa disandari punggung untuk sekedar merebahkan badan, jika dipaksa ya akan bablas ke belakang dan itu akan mengganggu kenyamanan penumpang lainnya. Mungkin itulah yang menyebabkan penumpang enggan duduk di kursi satu ini. Memang banyak “langganan” menumpang bus AKDP. Sedikit sisanya ya orang yang memang sedang melakukan perjalanan antar kota (bukan karyawan urban hehehe )  Sampai pada saatnya hampir seluruh kursi seisi bus penuh. Ya mau tak ...

Ini dia fasilitas tertinggi bus AKAP

Sebagian dari kamu pasti ada yang penasaran kan, bagaimana menikmati perjalanan dengan fasilitas wah dari bus antar kota antar provinsi (AKAP) kasta "tertinggi"? Yuk kepoin bareng! Semakin menjamurnya perusahaan organda yang "bermain" layanan jarak jauh, membuat mereka bersaing tak hanya dari segi harga, namun kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. Ya,  bukan tanpa alasan, waktu tempuh yang lama menjadi kendala bagi pelancong. Jadi, untuk menyiasati, PO Bus--terutama AKAP--mendesain bus mereka dengan fasilitas istimewa dan berkelas. Sebut saja J99, GHTS, Rosin, dan 27 Trans. Hampir semua dari mereka menawarkan kelas sleeper atau yang sering disebut "bus rebahan" Private class J99 Juragan 99 atau sering disebut J99 adalah salah satu "pemain baru" di dunia per-otobus-an. Muncul secara tiba-tiba dan kemudian menggebrak pasar bus AKAP. Armada yang ditawarkan tak tanggung-tanggung, semuanya masih kinyis-kinyis alias gress baru keluar dari karoseri!...

Tips naik transportasi publik

Hai sobat mbolang , pernahkah kamu bepergian menggunakan transportasi publik? Atau hanya beberapa moda transportasi saja, sebut saja bus kota atau angkutan kota? Berarti mainmu kurang jauh! Ah guyon lurs! Kalau kamu baru merasakan naik angkot dan bus kota, berikut tips yang ingin kubagi buat kamu semuanya, untuk antisipasi jika suatu hari harus keluar kota atau bahkan keluar pulau hehehe Pertama hal yang harus diperhatikan adalah kota tujuan. Pastikan kamu telah menentukan tujuan perjalananmu, misalnya luar kota dengan jarak tertentu. Destinasi adalah awal dari sebuah perjalanan, sehingga identifikasi terlebih dahulu jalur transportasi yang akan kamu tempuh. Misalnya, apakah perjalananmu cukup dilakukan melalui jalur darat? Atau harus menggunakan kapal feri, bahkan paling ekstrem, kamu harus terbang untuk menjangkau lokasi tujuanmu? Terkesan sepele, tapi kadang bisa menjadi bumerang jika tak disiapkan dengan baik.  Kedua, jika wilayah yang kamu jangkau cukup via jalur darat, ada du...