Langsung ke konten utama

Ini dia fasilitas tertinggi bus AKAP

Sebagian dari kamu pasti ada yang penasaran kan, bagaimana menikmati perjalanan dengan fasilitas wah dari bus antar kota antar provinsi (AKAP) kasta "tertinggi"? Yuk kepoin bareng!

Semakin menjamurnya perusahaan organda yang "bermain" layanan jarak jauh, membuat mereka bersaing tak hanya dari segi harga, namun kenyamanan dan keamanan bagi penumpang. Ya, bukan tanpa alasan, waktu tempuh yang lama menjadi kendala bagi pelancong. 

Jadi, untuk menyiasati, PO Bus--terutama AKAP--mendesain bus mereka dengan fasilitas istimewa dan berkelas. Sebut saja J99, GHTS, Rosin, dan 27 Trans. Hampir semua dari mereka menawarkan kelas sleeper atau yang sering disebut "bus rebahan"

Private class J99

Juragan 99 atau sering disebut J99 adalah salah satu "pemain baru" di dunia per-otobus-an. Muncul secara tiba-tiba dan kemudian menggebrak pasar bus AKAP. 

Armada yang ditawarkan tak tanggung-tanggung, semuanya masih kinyis-kinyis alias gress baru keluar dari karoseri! Keren bukan? Saat ini bahkan menjadi role model untuk kelas bus premium, entah itu pariwisata atau  bus AKAP. 

Sebelum bus ini dikenal masyarakat luas, sang pemilik lebih duluan tersohor, hingga di juluki crazy rich Malang. Pertemanan dengan artis ibukota menambah ketenaran sang pemilik otobus Juragan99. Ditambah bisnis kosmetik yang merajalela hampir di seantero Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Sam Gilang

Private class ini hanya berisi sebelas seats yang semuanya merupakan bangku sleeper. Bisa dibayangkan bagaimana naik bus hanya dengan sebelas penumpang? Tentu cukup lega dan nyaman selama perjalanan. 

Kabin per ruangan cukup luas, lengkap dengan sliding door untuk menambah kesan privasi penumpang. Sangat direkomendasikan jika Anda melakukan perjalanan dengan putra-putri usia balita. 

Kemudian untuk hiburan penumpangnya, armada otobus asli Malang ini menyediakan layar televisi yang cukup gede untuk ukuran bus, dibanding layar-layar yang ada di kelas lainnya. Dibekali remote juga lho televisinya. Sandal khas hotel pun tersedia di J99 private class ini. 

Jika kamu lelah karena perjalanan yang tak singkat, tenang! Ada bantal dan guling serta selimut yang siap memanjakan mu sepanjang perjalanan. Cukup rebahan, nyalakan televisi, atur posisi kursi pada mode sleep, dan jangan lupa untuk aktifkan kursi pijatnya. 

Sampai di kota tujuan pun, kamu akan betah! Mau menonton film sambil menikmati secangkir kopi? Bisa banget! Minuman disediakan gratis untuk penumpang lho. Mau minum berapa kali pun, kamu tak akan dikenakan biaya tambahan. 

Bagaimana dengan sebaters (perokok)? Jangan panik. Di bus ini dilengkapi smoking room. Ngrokok sambil ngopi pun "dihalalkan" selama perjalanan. Tentu dengan bonus pemandangan di sepanjang perjalanan (kalau jalan siang sih hehehe). Banyak diantara netizen menyebut kelas ini sebagai hotel berjalan.

Jika biasanya bus malam atau bus AKAP hanya dilengkapi toilet untuk BAK (Buang Air Kecil), di armada J99 kelas premium ini telah dipasang toilet untuk BAB (Buang Air Besar), nah loh! Abis ngabisin snack, makan besar di restoran, ngopi, nyemil, tibalah perut ada reaksi gastrokolik. Langsung saja ke toilet!

Lampu ruangannya pun bisa disesuaikan menurut selera, bisa disetting tingkat kecerahannya. Canggih bukan? Untuk service makannya juga VIP, alias tidak berbaur dengan penumpang dari PO lain. Penumpang akan di arahkan ke private room untuk makan malam. Menunya juga bervariasi, tinggal pilih sesuai selera kamu. Kalau aku sih, penggemar berat rawon hihihi

Tiket semua kelas di Juragan 99 trans dijual secara online melalui website resmi. Jadwal keberangkatan juga tersedia di laman. Pastikan tujuan mu sudah sesuai, karena J99 mulai merambah ke Pulau Dewata Bali. Perjalanan nyaman nan mewah, cobain J99 aja! 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bekal yang Tertinggal, Hati yang Pulang

Pagi tanpa kompromi Pagi masih belum disapa mentari sempurna, masih gelap, redup, sepi. Namun, jalan sudah basah, padahal semalam tak turun hujan. Persis di tikungan jalan keluar kampung. Ternyata penjual nasi-lah yang menyiram. Memang tepat di belakangnya mengalir sungai yang cukup jernih dengan debit air yang melimpah.  Meskipun sudah memasuki kemarau, tapi hujan tak pernah sungkan untuk datang. Orang bilang saat ini sedang “kemarau basah”. Kadang untuk memilih nama saja, kita kesulitan. Jangankan hati, bahasa saja orang tak sanggup menerjemahkan!  Pagi ini terburu-buru untuk berangkat, tapi setidaknya aku masih bisa menikmati sunyinya Subuh. Emakku sedang asyik mengajakku ngobrol, sampai lupa bahwa elf yang akan membawaku ke kota pahlawan, lima menit lagi akan berangkat.  Arloji yang melingkar di tangan kiriku seolah tak kenal kompromi dengan waktu. Tak pernah molor, tak juga dipercepat, pas! Arloji tak pernah ingkar janji, kecuali baterainya minta ganti atau waktunya ...

Pura-pura Banyak Gaya

Rocky Gerung dan Menkeu Baru Kalimat menggelitik dan penuh satire ini membuat bibir ini mengembang, meskipun sedikit mengering. Bahkan kulit ari-nya terasa terkoyak karena tawa ini tanpa suara, perih. Seharian duduk di depan komputer dengan "rutinitas" yang cukup menguras isi kepala. Video ini sontak membuat kacau otak, harus mereset fokus yang sedang saya lakukan dengan keras.  Siapa lagi kalau bukan ulah Rocky Gerung , si " Raja Debat ", sekaligus akademisi yang tak pernah "terbawa emosi". Namanya melejit karena begitu vokal mengkritisi kebijakan ataupun statement penyelenggara negara! Bahkan kontroversi "mengkritik" sekelas presiden pun, pernah beliau lakukan. Keren sih!  Sikap kritis yang mulai terkikis seiring "perubahan politik" dinamis. Berani beda, ketika koalisi parpol di pemerintahan semakin "gemuk". " Koalisi keroyokan " ini bukan tak beresiko, karena mayoritas parpol akan "diam" ketika jatah d...

Piknik dan Olahraga di Hutan Kota Terbesar di Kota Malang

Malang semriwing Pagi ini Malang hawanya semriwing , bahkan sejak semalam. Ditambah anginnya yang cukup kencang, merontokkan dedaunan tanaman di depan rumah. Meskipun Agustus adalah puncak kemarau, namun fakta di lapangan, hujan masih saja turun dari intensitas ringan hingga sedang.  Hujan tak merata ini, sudah cukup mendukung hawa anyeb  di Kota Pendidikan . Kemarau tak selalu kering kerontang. Salah satu cara terbaik untuk melawan dingin pagi ini ya tentu saja berjemur. Beruntung mentari pagi ini cukup terik, dengan mendung tipis menggantung di atas langit. Mumpung pada off di weekday dari rutinitas, spontan aku mengajak keluar bocil dan emaknya. Tak jauh-jauh, kami meluncur ke Lapangan Rampal .  Anak wedok memilih mengenakan sepatu dengan kaos kaki panjang, menutup hingga persis di bawah lutut. Sepatu putihnya itu menantang warna kaos kakinya yang kontras, merah menyala! Lucunya dia menggunakan daster tanpa lengan. Emaknya langsung komplain, "Sebentar ku ambil jaket"...