Langsung ke konten utama

[Intermezo] Teletubbies, Serial Anak Legendaris


*Perhatian!!! baca tulisan ini dengan intonasi Anda sedang stand up comedy alias dagelan!!!

Diawal tahun milenium alias 2000-an kalian mungkin sudah familiar kalau mendengar serial anak yang tayang di Indosiar, namun karena kamu masih cadel, yang terucap malah indosial, coba bayangkan kamu waktu itu ngomong di depan Pak Presiden! Bisa kena pasal berlapis kan? Pasal aja berlapis, udah mirip jajanan pasar gak sih? warna-warni, ya, Teletubbies..inilah Teletubbies inilah Teletubbies..

Mungkin banyak diantara rekan sekalian yang gak tau artinya Teletubbies? ya kan? kenapa alasan dinamakan Teletubbies? Usut punya usut ternyata karena ada layar mirip televisi di perut keempat Teletubbies itu! hahaha..

Coba sebutkan masing-masing anggota Teletubbies mulai dari yang tertua hingga yang paling bontot!

1. Tinky Winky

Teletubby tertua ini memiliki antena di kepalanya berbentuk segitiga dan berwarna  ungu. Secara gender TW ini digambarkan sosok laki-laki lho! gak kepikiran sampai situ kan???? Kenapa disebut teletubby bukan Teletubbies? yap betul, karena singular atau satu. Kalau lebih dari itu disebut Teletubbies. Namun yg menjadi tanda tanya sampai sekarang, kenapa segitiga ya? bisa jadi si TiWi alias Tinky Winky ini mobilnya gampang mogok!😅

Kalau dari warna sih sudah bisa ketebak kenapa ungu! Karena dia laki2, kalau ga percaya coba kalian ke pasar, sayur apa yg warnanya ungu 😅

Sayangnya benda kesukaan nya kurang nyambung dg warna tubuhnya, tas tangan warna merah😅

2. Dipsy

Dipsy adalah teletubby kedua yang memiliki warna hijau ini cukup keras kepala. Antena berbentuk tongkat atau dalam bahasa Inggris disebut Dipstick. Itulah mengapa teletubby kedua ini disebut Dipsy bukan Diksi. Kalau diksi adalah pilihan kata yang digunakan untuk mengungkapkan suatu gagasan atau ide. Ada yg bisa kasih contoh Diksi? haha

Dipsy juga bisa diartikan pandangan yang mendalam terhadap suatu kejadian. Karena terdiri dari dua kata, Deep dan See! atau kalau mendapatkan awalan ke- menjadi  kedip2sih, alias merem melek!😅

3. Lala

Teletubby berikutnya yaitu Lala. Lala gender nya cewek. Warnanya cukup ngejreng, kuning. Di atas kepalanya ada stik yang bentuknya unik, berkelok mirip jambul nya upin. 

Karakternya senang bernyanyi dan ceria. Kalau senang dangdutan ya Lala Widy nya New Monata! 😅

4. Poo

Poo, teletubby yang paling kecil dan bontot ini memiliki warna tubuh merah merona. Poo digambarkan sebagai sosok perempuan yang memiliki perangai yang sangat lucu dan nada bicaranya halus.

Kalau di sini sudah familiar dengan Pak Poo, alias Bapak Sepoo (red: paman/ pak dhe). Sosok pak poo ini bertolak belakang dengan sosok Poo pada serial Teletubbies, senior vs junior 😅

Disadari atau tidak, sosok Poo di serial ini cukup menginspirasi dunia lho! Sudah pada tahu kan kalian? Ya, Poo ini suka main skuter . 

Gara-gara skuter Poo ini, pada masanya, skuter sangat digandrungi anak-anak, bahkan hingga sekarang. Kalau pun merengek, pasti anak-anak dijamannya akan bilang pada Ibu Bapaknya, "Belikan skuter Poo, Bu!" (dibaca dengan nada mau nangis).

Bahkan hingga kini, mainan ini cukup mudah dijumpai dan menjadi moda transportasi orang dewasa. Di Jakarta, ada yang menggunakan skuter listrik Poo, lho! Biasanya mereka melengkapi aksesoris tambahan untuk menjaga keselamatan di jalan.

Pakai helm lengkap dengan lampu kedap-kedip dan tentu saja deker sikut dan lutut. Berangkat ke pekerjaan dengan skuter Poo? kenapa tidak!😅

Namun, seiring berjalannya waktu, Poo mulai dilupakan! Lho kok bisa?

Coba saja tengok dijalanan Ibukota. Lala sangat mudah dijumpai, sementara Poo susah ditemui, karena sudah tergantikan oleh Move!

Lalamove😅

foto diambil dari pngtree.com





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semesta Berdaya: Monolog Kersen di Tengah Krisis Ekologis

Masa keemasan dan Nostalgia Bukannya ingin menyombongkan diri, aku adalah tumbuhan favorit di era tahun 90-an, bahkan hingga awal milenium. Keberadaanku sangat dicari, terutama anak-anak. Mereka harus bersaing dengan kompetitor: burung, unggas dan berbagai satwa lainnya.  Aku termasuk pohon yang sangat mudah beradaptasi, terbukti aku bisa tumbuh di lanskap apapun—kadang di atas atap sekali pun, aku mampu bertahan hidup. Dari sisa feses hewan pun, aku bisa tumbuh dan berkembang biak. Di mana pun, aku cukup mudah dijumpai.  Namun, seperti makhluk hidup lainnya, jika aku boleh memilih, aku akan menunjuk tempat yang teduh, dengan suplai air yang melimpah. Konon, buahku sangat dinanti. Dari selentingan kabar yang beredar, ada khasiat istimewa: mencegah penyakit beri-beri. Konflik Manusia dan Burung Meskipun mulanya aku bagian dari rantai makanan burung-burung kecil, namun akibat ledakan jumlah manusia, kini habitat burung harus bertarung dengan mereka. Membludaknya populasi manusi...

Pura-pura Banyak Gaya

Rocky Gerung dan Menkeu Baru Kalimat menggelitik dan penuh satire ini membuat bibir ini mengembang, meskipun sedikit mengering. Bahkan kulit ari-nya terasa terkoyak karena tawa ini tanpa suara, perih. Seharian duduk di depan komputer dengan "rutinitas" yang cukup menguras isi kepala. Video ini sontak membuat kacau otak, harus mereset fokus yang sedang saya lakukan dengan keras.  Siapa lagi kalau bukan ulah Rocky Gerung , si " Raja Debat ", sekaligus akademisi yang tak pernah "terbawa emosi". Namanya melejit karena begitu vokal mengkritisi kebijakan ataupun statement penyelenggara negara! Bahkan kontroversi "mengkritik" sekelas presiden pun, pernah beliau lakukan. Keren sih!  Sikap kritis yang mulai terkikis seiring "perubahan politik" dinamis. Berani beda, ketika koalisi parpol di pemerintahan semakin "gemuk". " Koalisi keroyokan " ini bukan tak beresiko, karena mayoritas parpol akan "diam" ketika jatah d...

Bali The Last Paradise

Boarding di Soekarno Hatta Menjelang Pagi Hari pertama, langsung gas. Tak kendor sedikitpun meski mata terasa berat. Kantuk melanda sebagian peserta. Efek berangkat dini hari, bahkan rombongan flight pertama (jam 05:00) sudah stand by di bandara Soetta sejak pukul 03:00 dini hari! Hebat bukan? Ya, peserta harus berada di titik kumpul sesuai arahan dari travel agent dua jam sebelum pesawat lepas landas. Hal ini untuk mempermudah baik panitia, agen perjalanan dan peserta koordinasi, dan pastinya tak ketinggalan pesawat!  Berangkat di pagi buta memang tak mudah bagi sebagian peserta (termasuk saya pribadi hehehe ). Dibutuhkan kemauan, semangat dan tekad yang luar biasa untuk bangkit dari tempat tidur, bersih badan alias mandi dan gosok gigi, jangan lupa pakai baju dan semprot parfum yang wangi! 😂 Beruntung itinerary sudah di share komite dari jauh hari. Jadi tak perlu bingung dan bimbang, bawaan yang “wajib” dibawa pada saat workshop berlangsung pun sudah lengkap diinformasikan,...