Langsung ke konten utama

Postingan

Kata #Rindu Kamus #Rindu

Jika setiap detik adalah waktu Maka setiap hembusan nafas adalah rindu Rindu bukan hanya tentang raga yang lama tak jumpa, lebih dari itu! Tapi tentang rasa.  Tersenyum adalah cara mujarab untuk selalu bersyukur, bersyukur atas rindu yang tak pernah terukur! Hai senja! Sampaikan padanya, meskipun tanpa kata, rindu tampak dari tatapannya, dan terlukis indah dikanvas wajahnya! Pepatah bilang: Main air - basah, main api - letup, main HP - jadi rindu Rindu itu layaknya timbangan yang selalu geser kekanan, berat! Jika CINTA adalah pondasi, kasih SAYANG adalah tiang penyangganya, maka RINDU adalah atap yang selalu meneduhkan! Rindu itu dalam DO'A, bukan status WA!  Rindu itu bukan terpisah jarak, tapi rasa yang telah mengerak!!!  Jika satu dikali satu sama dengan satu, maka satu dikali seribu sama dengan rindu Bahkan dedaunan pun terdiam tanpa sapa sang angin, sepi tak bersuara, sunyi terasa hampa~riakrindu Mendung memang tak selalu hujan, ada saatnya jatuh untuk memberikan kes...

Jakarta dengan Moda Raya Terpadu

Siapa yang tak kenal Jakarta? Atau ada yang tak pernah dengar Jakarta? Kota spesial yang terpilih menjadi Ibukota Indonesia hingga saat ini. Kota yang menjadi pusat bisnis dan pemerintahan dengan populasi penduduk terpadat pertama di negeri ini. Terletak diujung barat Pulau Jawa, Jakarta perlahan tapi pasti berubah menjadi kota metropolitan yang cukup diperhitungkan dikawasan Asia Tenggara, bahkan dunia. Banyak gedung pencakar langit dan mall dengan teenant brand kelas dunia. Tak ayal banyak pendatang mengadu nasib di Jakarta.  Arus urbanisasi ke ibukota memang tak bisa dicegah, mengingat pemerataan ekonomi di negeri ini belum sampai ke pelosok. Tanpa dibekali keterampilan yang mumpuni, akan susah untuk berkembang di kota ini. Walhasil, mereka dengan modal nekad tak jarang harus kembali ke daerah dengan tangan kosong. Namun, tak jarang putra daerah dari pelosok negeri juga bisa eksis dan sukses di Jakarta.  Iming-iming upah yang tinggi di atas rata-rata menjadi salah satu alas...

Perjalanan ke Puncak Bogor Ditengah PSBB Transisi

Sudah seminggu lebih, Ibukota Jakarta beralih status dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi PSBB Transisi, selama itu pula geliat ekonomi mulai terasa. Seperti yang diketahui bersama, Daerah Khusus Ibukota Jakarta menjadi pilot project nasional penerapan "lockdown" ala-ala Indonesia. Bukan tak beralasan jika menilik kasus positif Corona yang diderita penduduk ibukota, dari hari ke hari melonjak tak terkendali. Berselang hampir sebulan sejak kasus pertama ditemukan di Indonesia, PSBB diterapkan diseluruh area Jakarta Raya. Sejak awal April 2020, Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, melalui Gubernur Anies Baswedan resmi memberlakukan PSBB. Bahkan beberapa instansi baik pemerintah dan swasta menerapkan kerja dari rumah/ Work from Home (WFH) jauh-jauh hari sebelumnya. Semua aktivitas yang berpotensi untuk mengumpulkan massa dan kontak fisik secara langsung dilarang pada saat PSBB berlaku. Mulai dari kegiatan keagamaan, pendidikan dan perekonomian dilarang sampai den...

Cerita Ramadhan Gen-Y

Sahurrr...sahurrr..sahuurrr..sahuuurrr Tepuk pramuka....jirolu..jirolu..jirolu patmonemtu...(semua alat musik serempak bunyi bersama)... Rek ayo rek! Mlaku-mlaku nang tunjangan Rek ayo rek! Mlaku-mlaku bebarengan Mangan rujak jok dicampur karo timun...mun..mun... (Sengaja diselewengkan untuk ngeledek Cak Mun) Ada banyak agenda selama Ramadhan yang dilakukan oleh Gen_Y, tentunya semua positif dan menyenangkan, berikut kegiatan yang mudah ditemukan dijamannya: 1. Patrol Ada yang belum familiar dengan kata patrol? Membangunkan masyarakat pada saat bulan ramadhan diwaktu sahur, itulah pengertian patrol. Mungkin dibeberapa daerah di nusantara ada sebutan lain untuk kegiatan ini. Patrol biasanya dimainkan oleh beberapa orang dan bisa juga berkelompok. Semakin banyak pesertanya, bisa dipastikan akan bertambah semarak. Tentunya harus dimainkan dengan selaras, agar tercipta alunan nada yang indah. Alat musik patrol tradisional biasanya hanya terdiri dari jidor/bedug, kentong...

WisPan ke Tanah Lot nya Jawa!

Berwisata ke pantai memang tak ada bosannya, selain suara deburan ombak dan angin sepoi-sepoinya, bermain air laut memiliki khasiat tersendiri, seperti membuat wajah lebih fresh, menyembuhkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan saluran pernafasan dan paru-paru. Saat ini, masyarakat Jatim semakin dimanjakan dengan banyaknya pilihan wisata pantai (wispan) yang tersebar, khususnya di kawasan selatan Kabupaten Malang. Destinasi wisata seperti Watu Leter, Kondang Merak, Bajul Mati, Gatra, Tiga Warna, Goa Cina, Banyu Meneng, Sendang Biru, Ngliyep, Clungup, dan Balekambang. Nama pantai terakhir, Balekambang, merupakan Wispan yang mainstream dan sangat terkenal. Terletak di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Sekira 60 kilometer dari pusat Kota Malang, ditempuh sekitar dua jam perjalanan. Akses jalan dari Kota "dingin" Malang ke Balekambang cukup bagus. Sebagian besar beraspal, mulus dan lebar. Sepanjang jalan, jika kita beruntung, ketika cuaca cerah, dapat k...

Bersyukur jauh lebih baik!

Sudah tiga hari lamanya hujan tidak turun di Kota Bumi Wali. Padahal jika melihat kalender masuk pertengahan bulan Januari, artinya masih masuk musim penghujan. Merujuk pernyataan BMKG "seharusnya" dalam seminggu kedepan beberapa daerah di wilayah Jawa Timur akan terjadi hujan lebat. Dan....benar saja, ramalan BMKG tidak meleset kali ini, hujan deras disertai petir dan angin!!! Alhamdulillah Jam masih menunjukkan pukul 17:00, namun langit sudah begitu gelap. Pekatnya awan hitam seolah tak mampu menahan beban butiran air, menggelayut hampir menyentuh permukaan. Angin berhembus cukup kencang, khas dengan "bau" hujan selepas menghujam tanah. Bergegas aku berkemas, berharap sampai dirumah tanpa keramas (karena kehujanan). Dengan langkah seribu, kutempelkan jari, sejurus kemudian ada yang bilang "terimakasih". Artinya absensi ku ter record dengan sempurna, terimakasih kembali mesin checklock!!!hehehehe.. Belum juga ku tunggangi sepeda motor, angin bertiup d...

Sore (di) Tambak Oso Wilangun

Terminal Osowilangun  Jam sudah menunjukkan pukul 17.45, langit juga mulai gelap. Mendung tampak rapat, hitam, dan menggelayut diatas awan. Sepertinya hujan akan segera tiba. Angkot dan mikrolet berbaris rapi, dilorong-lorong keberangkatan. Beraneka warna, mirip pelangi. Berharap mobil mereka penuh penumpang, pundi-pundi uang pun tak timpang. Beberapa kru bus, taksi dan angkot ngobrol tampak akrab. Sembari menunggu rejeki datang. Lebih dua puluh menit lamanya, bus kota tujuan Purabaya, Kota Surabaya tak kunjung tiba. Dan angkot pun belum beranjak dari tempat semula. Itulah sekelumit gambaran Terminal Osowilangun. Terminal bus antarkota dan antar propinsi ini terletak dikawasan administratif Surabaya bagian barat, berbatasan langsung dengan Kota Pudak, Gresik. Jika dilihat sepintas dari jalan utama Surabaya-Gresik, terminal ini nampak terbengkalai. Entah salah arsitek atau pendanaan yang kurang, pembangunan gedung utama belum selesai hingga saat ini alias mangkrak. Bangunan...

Islamic Center (alun-alun) Gresik, apa kabarmu?

Lalu lalang kendaraan cukup lengang malam itu. Pedagang berjajar rapi memanjang jalan, bak kereta api. Kelap kelip lampu warna-warni tampak meriah dari kejauhan. Hembusan angin cukup kuat untuk menggoyang ranting dan dedaunan Rimbun, tapi tampak sepi pengunjung, maklum belum memasuki akhir pekan. Disekelilingnya, diapit gedung tua yang tampak terbengkalai, meskipun masih ada penerangan. Temboknya tampak runtuh dibeberapa bagian. Pilarnya masih berdiri tegak dan kokoh, besar, cukup kuat untuk menahan beban bangunan keseluruhan. Sayup-sayup terdengar tilawah Al-Quran dari corong Masjid Jami'. Ya, kami sedang berada di "eks" alun-alun Kabupaten Gresik. Bagi masyarakat Gresik, alun-alun bukan merupakan tempat yang asing, bahkan menjadi jujugan ketika memasuki akhir pekan. Letaknya yang berdekatan dengan kompleks Makam Maulana Malik Ibrahim, menjadikan alun-alun Gresik sebagai wisata alternatif selain wisata religi. Melihat peluang ekonomi yang ada, semakin banyak pedagang k...

Asyiknya #NaikBus

Genangan air masih tampak samar dibawah sorotan lampu jalan. Sesekali suara kodok bersahutan, bernyanyi dengan riangnya. Kabut tipis menyelinap diantara ranting pepohonan disepanjang jalan. Terlihat dari kejauhan sang surya juga masih malu dengan mendung yang masih terus merayu. Cahayanya redup, cenderung sendu. Hawa sejuk sangat terasa pagi itu, maklum, hampir setengah tahun lamanya hujan tak turun. Hujan cukup deras menghujam bumi tanpa ampun semalam Syukurlah, Dia masih memberikan nikmat hujan kepada kita. Pagi masih gelap, masih menunjukkan pukul 04.30, itu artinya jama'ah sholat Subuh baru saja turun dari masjid. Bangun diawal waktu memang berat, apalagi dihari Senin. Mengawali rutinitas setelah libur selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Bagi mayoritas pekerja, hari Senin adalah hari yang paling dibenci sekaligus hari yang paling dinanti. Kalau tidak ada hari Senin, bisa jadi kita tak digaji, karena hari berawal dari Senin s.d Jumat untuk mengais rejeki. So, tidak ada alasan...

Tretes, Paris van Java-nya Pasuruan

Pasuruan, 1 Desember 2019 Hawa dingin mulai terasa ketika tubuh ini berhenti ditepi jalan, tepat didepan sebuah bangunan tua yang tampak tak terurus. Rumput tumbuh dengan liarnya dan ditambah ranting serta dedaunan yang berserakan disana sini. Halaman yang luas lengkap dengan "jalan setapak" tampak tertata rapi mulai dari pagar masuk, hingga pintu utama. Kabut pun mulai menggelayut dan menerobos diantara sela dedaunan cemara. Pekikan kumbang cukup memekakkan telinga, khas daerah pegunungan! Ya, Tretes! Kawasan wisata yang sudah tak asing ditelinga khalayak. Destinasi wisata pegunungan yang terletak diantara gugusan Gunung Arjuna dan Welirang ini memang terkenal dengan hawa dingin nan menyejukkan. Secara administratif, Tretes terletak di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Berada diketinggian 600-700 DPL membuat suhu disekitar wilayah Tretes berkisar diantara 18-22 derajad celcius. Wilayah ini sudah menjadi perbincangan sejak masa pendudukan koloni...

Iuran BPJS Melambung, Rakyat Limbung

Diatas Bus Damri Gresik Surabaya 15 Nopember 2019 Bagi mayoritas orang dinegeri ini, kenaikan beberapa komoditas pangan maupun keperluan sehari-hari tak terkecuali yang berhubungan dengan kesehatan sangat berpengaruh terhadap daya beli. Hal ini tentu saja menimbulkan polemik dan keresahan dimasyarakat. Turunnya daya beli akan sangat berdampak pada ekonomi secara makro, apalagi isu tentang resesi yang mulai melanda negara di Asia seperti Hongkong. Gejolak politik berkepanjangan di Hongkong dan belum stabilnya ekonomi global turut memberikan efek terhadap Indonesia. Parahnya, pemerintah cenderung cuek dengan keadaan ini. Tekanan ekonomi dalam negeri seperti jebolnya anggaran BPJS Kesehatan hingga triliunan rupiah, menuntut pemerintah untuk mengambil sikap dengan menaikkan iuran BPJS-Kes hingga seratus persen!!! Langkah yang sangat gegabah dan terburu-buru. Lagi-lagi masyarakat yang dibebani. Kalau hulu bisa diatasi maka hilir tentunya akan mengikuti. Begitu kiranya kata yang...

Perpanjangan SIM Polres Pasuruan

Pasuruan, 13 Nopember 2019 Polri (sudah) berbenah! Bagi anda yang akan membuat Surat Ijin Mengemudi (SIM) baik perpanjang maupun baru, jangan dibayangkan dengan antrian panjang yang mengular, panas dan berdesakan! Pelayanan untuk pengurusan SIM saat ini bisa dibilang cukup nyaman. Ya, memang ada aturan baru tentang perpanjangan SIM yang mewajibkan masyarakat maksimal H-3 sebelum masa aktif SIM berakhir atau expired. Tujuannya tak lain untuk mencapai ketertiban dan kenyamanan bersama. Anda tak perlu bingung mengenai alur admistrasi proses perpanjangan SIM, karena sudah sangat jelas step by step nya. Namun ada yang perlu anda siapkan sebelum memasuki Gedung Patria Tama Polres Pasuruan (tempat pengurusan SIM). Pertama, siapkan fotocopy KTP dan SIM masing-masing tiga lembar. Kedua, surat keterangan sehat dari dokter atau Puskesmas. Ketiga, bawa SIM Asli dan KTP Asli, dan yang paling penting, keempat, jangan lupa bawa uang untuk perpanjang atau mengurus SIM Baru he.he.he. Adapun...

Serba-serbi HUT Kemerdekaan Republik Indonesia

Diatas Bus Restu Panda Malang Surabaya 08 September 2019 Memasuki bulan Agustus disetiap tahunnya, negeri ini selalu semarak dan meriah. Lihat saja sepanjang jalan Surabaya Malang, bendera merah putih berkibar dengan gagahnya, belum lagi ditambah atribut umbul-umbul maupun miniatur berbau kemerdekaan. Ada tiruan pesawat, tank maupun kapal perang. Belum lagi patung tokoh nasional lengkap dengan senjata khas jaman perjuangan, bambu runcing. Berbagai acara pun digelar hampir diseluruh pelosok nusantara, ada bersih desa, karnaval, malam tirakatan, gelar pentas seni sampai dengan dangdutan. 1.Bersih Desa Peringatan HUT RI setiap tahun biasa digelar dengan acara bersih desa. Tujuan diadakan acara tersebut tak lain sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang dianugerah Tuhan YME kepada bangsa Indonesia. Kemerdekaan bukan sesuatu yang diraih dengan gratis, namun penuh perjuangan, peluh air mata, darah dan harta bahkan nyawa. Cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Momen bersih...

Pasar Tradisional Kepulungan

Pasar Tradisional Kepulungan 1 Juni 2019 Memasuki H-4 lebaran 1440 Hijriah pasar tradisional yang terletak di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan mulai ramai dipadati pengunjung. Tak terkecuali pedagang pakaian. Sekira jam 5 an, pasar masih terlihat lengang, hanya pedagang yang sudah siap dengan lapaknya menyambut pembeli. Namun tidak demikian dengan pedagang pakaian satu ini. Hanya berbekal alas terpal dan sebuah gantungan baju, dengan cekatan emak paruh baya ini menata barang dagangnya. Kios nya terletak persis dipelataran mushollah pasar, besebelahan dengan nenek penjual sayur, ya berlantaikan jalan pasar. Namun jangan berpikir negatif dulu. Pasar ini cukup bersih jika dibandingkan dengan pasar-pasar tradisional lainnya. Satu, dua, tiga!!!beberapa potong pakaian berbagai usia mulai terpajang. Hanya butuh waktu kurang dari tiga puluh menit lho!!Mulai dari pakaian anak kecil hingga dewasa tersedia di kios pakaian "beberan" (red:lesehan) ibu satu ini....

Ramadhan 2019

Malang 19 Mei 2019 Hari ke 14 Ramadhan Kesampingkan dulu setan gundul,demit dan sebangsanya, fokus ke ibadah selama ramadhan lebih afdol. Pemilu yang digelar lima tahunan hanya "panggung" bagi politikus, tidak untuk rakyat jelata. Rakyat hanya dipilihkan untuk memilih, jadi kalah menang pun tidak berpengaruh signifikan terhadap nasib mereka. Kerap dijadikan "lumbung suara" ketika pemilu, namun lupa usai pelantikan, ngilu!!!(ya sudahlah tak perlu menggerutu) Jika mencintai negara adalah bagian dari iman, seharusnya setiap warga negara wajib keutuhan dan kedamaian bangsa. Semoga negara ini selalu mendapatkan berkahNya..aaamiin Ramadhan kariim,Ramadhan mubarak, Ramadhan Ahlan wa Sahlan!!! Bulan haram yang paling utama dalam kalender Islam/ hijriah. Ramadhan merupakan pondok bagi umat muslim di Dunia. Tak hanya sebatas ritual untuk menahan nafsu, lapar dan dahaga, lebih dari itu. Ramadhan merupakan "muara" dari bulan sebelum dan sesudahnya. Tak sesimp...

Pasar Tradisional Pandaan

Pasar Tradisional Pandaan 19 April 2019 Mendengar kata pasar tak awam bagi masyarakat hampir seluruh pelosok negeri. Diberbagai disiplin ilmu terutama tentang ilmu sosial dan ilmu ekonomi telah dipelajari. Dalam bahasa Jawa,pasar sering disebut peken (kromo alus). Beberapa puluh tahun lalu, Pasar (tradisional) bisa dikatakan sebagai pusat jual beli masyarakat. Aneka kebutuhan rumah tangga tersedia di pasar. Namun seiring pergeseran jaman, pasar tradisional harus bertarung dengan pasar modern agar bertaring. Menjamurnya pasar modern tak lepas dari gaya hidup negeri ini yang mulai bergeser. Berbagai alasan yang mungkin membuat orang beralih ke pasar modern salah satunya ke higienis an baik tempat maupun barang yang dijajakan, selain itu kualitas juga berperan. Hingga diawal 90'an, pasar tradisional menjadi pilihan utama masyarakat. Mulai dari perlengkapan dapur, pakaian dan peralatan rumah tangga hampir semua dibeli di pasar. Perlahan tapi pasti, kemauan pembeli untuk belanja ...

Pasca Pemilu 2019

18april2019 Bus Jaya Utama Indo Toll Malang Surabaya Sesuai prediksi, tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019 cukup tinggi. Timing yang pas diambil Komisi Pemilihan Umum, bertepatan dengan libur panjang akhir pekan. Start hari Rabu,17 April 2019 hingga Minggu, 21 April 2019, total 5 hari lamanya!!! Optimisme bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta aman dan damai di negeri ini layak diacungi jempol. Pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan dengan kondusif dan terkendali, meskipun ada koreksi minor. Bawaslu dalam keterangan pers, beberapa jam setelah TPS ditutup, memaparkan bahwa secara umum pelaksanaan pesta demokrasi berjalan sesuai harapan. Namun akan dievaluasi beberapa catatan kecil seperti waktu pelaksanaan dibeberapa TPS yang mundur dari jadwal semula (buka diatas jam tujuh pagi), tertukarnya surat suara DPRD Kab/Kota dan aduan mengenai money politics menjelang coblosan. Bagi KPU dan Bawaslu sukses penyelenggaraan Pemilu tak lepas dari partisipasi seluruh eleme...

Detik Pemilu 2019

Toll Surabaya Malang Bus tentrem, 16 April 2019 Kurang dari dua puluh empat jam menjelang 17 April 2019 dibeberapa ruas jalan terpantau padat merayap. Antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam gelaran pemilu 2019 bisa dibilang cukup tinggi. Terlebih,momen coblosan untuk memilih Capres-Cawapres,Caleg DPR-RI,DPRD Propinsi, Kab-Kota dan DPD-RI bertepatan dengan libur panjang. Tanggal 17 April 2019 bertepatan dengan hari Rabu ditetapkan menjadi hari libur nasional, sedangkan tanggal 19 diperingati sebagai hari wafatnya Isa Al Masih. Praktis bagi karyawan dan PNS yang libur dihari Sabtu dan Minggu akan mengambil cuti ditanggal 18 April atau Kamis. Ambil cuti sehari dapat libur lima hari! Faktor 'psikologis' inilah yang bisa mendorong tingkat partisipasi publik dalam gelaran Pemilu kali ini diprediksi meningkat. Pemilu capres-cawapres 2019 akan diikuti oleh dua calon. Baru pemilu kali ini nomor urut capres dan cawapres diawali dengan angka nol. Pasangan 01 Jokowi-Ma...

Pemilu 2019

#2019pemilu 03 April 2019 Kurang dari 14 hari lagi negeri ini menggelar "hajatan" besar lima tahunan, tepatnya 17 April 2019. Ya, pemilu kali ini cukup serentak, diantaranya pemilihan Calon Presiden dan wakilnya, DPR RI,DPD RI,DPRD Propinsi dan Kota/Kabupaten. Selama dua pekan terakhir baik dimedia online maupun televisi sering kita saksikan iklan kampanye. Bentuk penyampaiannya pun sangat bervariatif. Ada yang mengandalkan orasi, dangdutan, maupun "himne" partai. Secara umum pesan yang disampaikan hampir sama, yakni untuk Indonesia lebih makmur, maju dan aman. Ternyata secara teori iklan kampanye tersebut memuat teori yang telah lama disampaikan oleh Emil Dofivat (1968). Perulangan pada iklan kampanye mengandung unsur sugesti dan mempengaruhi alam bawah sadar kita. Dofivat mengungkap bahwa perulangan merupakan salah satu dari tiga prinsip untuk menaklukkan/ mempengaruhi massa. Dofivat mengungkap ada tiga prinsip dalam menggerakkan massa (die Grundgesetze der...

Kota Malang, Kota (tak lagi) Dingin

Malang Surabaya diatas bus Tentrem 24 Maret 2019 Kota Malang mulai berubah!!! Sejak puluhan bahkan ratusan tahun lamanya, Kota Malang sudah dikenal sebagai Kota Dingin nan sejuk. Namun siapa sangka, seiring berjalannya waktu Kota-nya Aremania ini perlahan tapi pasti menjelma menjadi kota metropolitan. Selain dikenal sebagai kota dingin, Malang juga terkenal dengan kota pelajar. Ada beberapa nama Universitas terkemuka yang berhasil menelurkan generasi hebat penerus bangsa. Sebut saja Universitas Brawijaya Malang (UB), Universitas Negeri Malang (UNM)/ IKIP, Universitas Islam Negeri (UIN). Belum lagi kampus swasta yang juga tak kalah pamor selevel Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Institut Teknologi  Nasional Malang (ITN), STIE Malangkucecwara/ABM,Universitas Widyagama,Universitas Merdeka Malang (UNMER),Universitas Gajayana Malang, Universitas Kanjuruhan dan masih banyak lagi pendidikan tinggi lainnya. Dengan banyaknya perguruan tinggi yang tersebar di Kota Malang, Pemko...